Jumat, 16 Desember 2011 - 09:10:06 WIB

Jika Diizinkan, Gubernur Irwan Ingin Punya Staf Khusus
Kategori: Pemerintahan - Dibaca: 719 kali

650X130 Irwan Prayitno

Bukittinggi, KlikSumbar

Selain staf ahli, Kepala Daerah seperti gubernur, walikota dan bupati juga membutuhkan staf khusus. Staf khusus tidak berasal dari jenjang karir seperti pegawai negeri, namun bisa saja berasal dari bidang politik atau bahkan bidang profesi, sesuai kebutuhan masing-masing. Demikian pula dengan jumlah staf khusus, juga menurut kebutuhan masing-masing.

Hal tersebut diungkapkan Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno di hadapan peserta Rapat Koordinasi Staf Ahli Gubernur, Bupati dan Walikota se Sumatera Barat di Hotel The Hills Bukittinggi, Kamis (15/12).

Irwan Prayitno mengatakan, kepala daerah, baik Gubernur, atau Walikota dan Bupati bisa saja memiliki staf khusus selain staf ahli jika ada aturan yang mengatur hal tersebut. "Staf khusus untuk kepala daerah adalah rencana yang dimunculkan oleh Kemendagri mengingat kepala daerah pun memerlukan staf yang bisa melekat pada dirinya secara pribadi, seperti staf khusus di kementrian dan presiden," kata Irwan Prayitno.

"Saat ini kita hanya menggunakan staf ahli, karena aturan yang menyebutkan demikian. Namun, jika ada aturan yang mengatur keberadaan staf khusus, kita akan menyiapkan," ujar Gubernur Irwan Prayitno.

Menurut Irwan Prayitno, jabatan staf ahli yang ada saat ini cukup membantu kepala daerah, karena juga melekat pada jabatan yang diemban seorang kepala daerah. Sepanjang ini, jabatan staf ahli bisa memberi informasi, masukan dan bantuan saran kepada kepala daerah, sehingga kepala daerah dapat mengambil kebijakan yang tepat dan benar, sekaligus memperbaiki program-program keseharian dalam pelaksanaan di daerah.

Rapat Koordinasi Staf Ahli Gubernur, Bupati dan Walikota se Sumatera Barat ini berlangsung selama dua hari, tanggal 15 hingga 16 Desember 2011.

Menurut Ketua Pelaksana Rakor, Sudirman Gani, rapat koordinasi staf ahli ini merupakan yang pertama di Sumatera Barat. Rakor dimaksud untuk memaksimalkan fungsi dari jabatan staf ahli dalam membantu kepala daerah, baik Gubernur, maupun Walikota atau Bupati. Jabatan staf ahli dapat dikatakan sebagai jabatan strategis karena sesuai peraturan daerah, staf ahli dapat memberikan masukan kepala kepala daerah dalam mengambil keputusan.

. ( Elo/ )

Share |


Taslim: 2011 Tahun Kelabu Bagi Polri di Sumbar(325)
Bandara Laban Layani Rute BIM dan Pekanbaru(1279)
Pura-pura Membeli Kue, Y Cabuli Wanita Kurang Mental(493)
LBH Nilai Polda Sumbar Lamban, Kawedar Membantah(436)
Hebat... Sudah Bisa Terbang ke Simpang Empat(739)


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

iklan
^ Kembali ke Atas