Rabu, 2013-05-15 00:20:27 WIBMahyeldi Akan Berpasangan dengan Fahmi Bahar? - (206)
Sabtu, 2013-05-18 18:41:47 WIBWow, Investasi Basko Rp1 Triliun di Kalumbuk Kuranji - (194)
Rabu, 2013-05-15 01:28:06 WIBDuet Desri Ayunda-Emzalmi Berkomitmen Bangun Padang - (183)
Minggu, 2013-05-19 18:00:59 WIBHeryanto Gani, Raja Otomotif Sumbar Wafat di Padang - (162)
Jumat, 2013-05-17 11:47:32 WIBAkankah Demokrat Usung Andre Rosiade-Januardi Sumka? - (156)
Jumat, 2013-05-17 21:31:13 WIBPrahara Balairung (1); Bermula dari Pengurangan Direksi - (155)
Minggu, 2013-05-19 22:53:19 WIBRaja Otomotif Heryanto Gani Dimakamkan di San Diego - (147)
Jumat, 2013-05-17 09:33:41 WIBSoal Balairung Hotel Jakarta, Yultekhnil Angkat Bicara - (138)
Jumat, 2013-05-17 11:33:31 WIBSurya Budhi dan Azmeyda Bersaing Jadi Sekwan Sumbar - (130)
Rabu, 2013-05-15 11:21:09 WIBToke Beras Dirampok Penjahat Berpistol - (118)
Kamis, 16 Agustus 2012 - 14:51:53 WIBFauzi Bahar: Kalau Penjambret Tertangkap, Cincang Saja!
Kategori: Hukum - Dibaca: 511 kali
(Ilustrasi Google)
|
Maraknya aksi jambret di wilayah hukum Polresta Padang selama bulan suci Ramadahan ini, bahkan telah menyebabkan dua orang tewas, membuat Walikota Padang Fauzi Bahar geram. "Tidak ada yang pantas untuk penjambret itu, kalau tertangkap cincang saja," sebut Fauzi usai rapat paripurna istimewa DPRD Padang mendengarkan pidato kenegaraan HUT RI, Kamis (16/8).
Menurut Fauzi, tidak mungkin berpuluh juta uang yang dibawa kaum ibu pengendara sepeda motor di dalam tasnya. Tapi penjambret seperti tak pedulikan itu, yang mengakibatkan anak-anak menjadi yatim. "Apa tidak pantas si penjambret itu dicincang saja," ujar mantan anggota pasukan elite TNI AL ini.
Fauzi mengakui, sampai Rabu (15/8) malam dia berada di rumah duka, Perumahan Cimpago Permai II, Igasar, Indarung, Kec. Lubuk Kilangan. PNS yang tewas ulah penjambret, Rabu (15/8) adalah Niat Yetti Yusuf (52) Kasi Kesos Kelurahan Simpang Haru, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang.
Kedepan Fauzi akan memberdayakan pemuda dan menyetop kendaraan bermotor yang berkecepatan tinggi dan mencurigakan. "Setop saja, karena dengan ngebut pengendara itu sudah melanggar batas maksimun kecepatan," sebutnya.
Sementara Anggota Komisi I DPRD Padang Rahayu Purwanti mengatakan, maraknya jambret akibat rasa sosial dan kepedulian sesama sudah berkurang. "Ibu-ibu terpekik kena jabret, warga di sekitar tak banyak yang peduli. Ini salah satu penyebab jambret bersilantas-angan termasuk Polri yang kurang cekatan bertindak menyikat pelaku jambret," sebutnya.
Sementara itu Fauzi Bahar juga menghimbau warga yang berkendaraan tidak memakai tas besar dan mencolok. "One-one, uni dan adiak-adiak ambo (ibu-ibu, kakak dan adik-adik saya, Red) kalau berkendaraan bermotor jangan pakai tas besar, cukup tas kecil dan tarok di tempat yang aman," kata Fauzi Bahar.
. ( Adt/ )
Buser Gadungan Menyikat Uang Setoran dan Handphone(270)
Satu Lagi Korban Jambret Tewas di Padang(547)
102 PNS Setwan se Sumbar Teken Pakta Integritas(294)
Soal Mobnas Dipakai Mudik, LBH - Fauzi Berbalas Pantun(528)
Jambret Mengganas, Ayo Tembak Aja Lagiiiii....(363)
0 Komentar :
Isi Komentar :




