Kamis, 2013-05-09 11:53:20 WIBPengukuhan, KOMPAK Adakan Dialog Tentang Padang - (282)
Sabtu, 2013-05-11 20:53:16 WIBDPRD Sumbar Cium Bau KKN di Hotel Balairung - (268)
Sabtu, 2013-05-11 19:45:20 WIBWoww... Lippo Group Investasi Rp2 Triliun di Padang - (260)
Sabtu, 2013-05-11 19:59:23 WIBWako Canangkan Gratis Izin Jika Investasi Rp1 Triliun - (207)
Minggu, 2013-05-12 16:11:40 WIBTokoh Hak Angket APBD Rp1,9 Miliar untuk PKS, Buka-bukaan - (197)
Kamis, 2013-05-09 11:43:49 WIBSemalam, Mobil Tangki Terjun ke Jurang Panorama Dua - (190)
Sabtu, 2013-05-11 21:10:54 WIBWalikota Lantik Lagi 9 Pejabat Baru Pemko Padang - (163)
Rabu, 2013-05-15 00:20:27 WIBMahyeldi Akan Berpasangan dengan Fahmi Bahar? - (161)
Rabu, 2013-05-15 01:28:06 WIBDuet Desri Ayunda-Emzalmi Berkomitmen Bangun Padang - (151)
Minggu, 2013-05-12 16:01:47 WIBRaimuna Pramuka, Wako Kecewa Siswa Tidak Datang - (143)
Senin, 20 Agustus 2012 - 12:37:49 WIBGarabak Data Terisolir karena Aturan Hutan Lindung
Kategori: Daerah - Dibaca: 710 kali
Jalan menuju Garabak Data
|
Masih dalam suasana Ramadahan dan Ibul Fitri beberapa waktu lalu, Metro TV menayangkan terisolirnya sebuah daerah di Sumatera Barat. Garabak Data, nama negerinya di Kabupaten Solok. Banyak perantau terkejut karena sebegitu masivenya kemiskinan di Garabak Data.
"Tidak pernah terekspos oleh media Sumbar, kok bisa ya," ujar eksekutif muda asal Sumbar, Eko Darmi, yang terkejut menyaksikan tayangan Metro TV itu.
Bahkan dengan spontan Eko pun membentuk group di jejaring sosial media Facebook, "Ayo Bantu Garabak Data". Group ini dengan cepat mendapat respon dari warga Sumbar, baik di perantauan maupun di kampung halaman. "Insya Allah habis lebaran kita aksi membantu Garabak Data bebas dari keterisoliran dan kemiskinan," ujar Eko.
Garabak Data, sebuah negeri yang dikelilingi oleh hutan lindung, butuh tiga sampai empat jam berjalan kaki menuju daerah itu. Jangan salah, kalau ada warga yang ingin melahirkan ke rumah sakit, tiba-tiba terpaksa melahirkan di perjalanan.
"Sumbar mampu membebaskan Garabak Data dari keterisoliran maupun kemiskinan, tetapi karena skenario pemerintah pusat yang tidak mau memebebaskan daerah itu dari hutan lindung, maka dana APBD tidak bisa dikucurkan," ujar Anggota DPRD Sumbar Zulkifli Djailani.
Apa yang terjadi di Garabak Data adalah bentuk diskriminasi dan penzaliman karena sebuah kebijakan hutan lindung. "Demi hutan lindung biar rakyat terisolir dan miskin, padahal jauh sebelum adanya hutan lindung, negeri Garabak Data sudah ada. Apa perlu Garabak Data berteriak sampai ke tingkat internasional," sebut Zulkifli.
Kata Zulkifli, pemerintah pusat tidak perlu kucurkan dana ke Garabak Data, tapi longgarkanlah dengan aturan hutan lindung demi rakyat Garabak Data. "Soal dana pembangunan ke Garabak Data saya menjamin asal pemerintah pusat bisa melonggarkan aturan hutan lindung," ujar politisi Partai Gerindra Sumbar ini.
. ( Adt/ )
Yultekhnil; Rayakan Idul Fitri 1433 H dengan Sederhana(254)
BPM Sumbar Laksanakan HUT RI ke-67 dan Silturahmi(259)
Proyek Lamban, Zulkifli Siap Galang Interpelasi Gubernur(340)
Tarekat Naqsabandiyah Idul Fitri 17 Agustus 2012(310)
HUT RI ke-67, Jangan Jadi Bangsa Pelupa Pada Sejarah(270)
1 Komentar :
m.efendy
24 Februari 2013 - 20:15:25 WIB
Siap mendukung untuk kemajuan Negeri Gerabak Data.
<< First | < Prev | 1 | Next > | Last >>
Isi Komentar :




