Minggu, 2013-05-19 18:00:59 WIBHeryanto Gani, Raja Otomotif Sumbar Wafat di Padang - (228)
Rabu, 2013-05-15 00:20:27 WIBMahyeldi Akan Berpasangan dengan Fahmi Bahar? - (227)
Sabtu, 2013-05-18 18:41:47 WIBWow, Investasi Basko Rp1 Triliun di Kalumbuk Kuranji - (225)
Minggu, 2013-05-19 22:53:19 WIBRaja Otomotif Heryanto Gani Dimakamkan di San Diego - (207)
Rabu, 2013-05-15 01:28:06 WIBDuet Desri Ayunda-Emzalmi Berkomitmen Bangun Padang - (205)
Jumat, 2013-05-17 21:31:13 WIBPrahara Balairung (1); Bermula dari Pengurangan Direksi - (193)
Senin, 2013-05-20 15:22:42 WIBPrahara Balairung (3); DPRD Pastikan Bentuk Pansus - (181)
Jumat, 2013-05-17 11:47:32 WIBAkankah Demokrat Usung Andre Rosiade-Januardi Sumka? - (175)
Jumat, 2013-05-17 09:33:41 WIBSoal Balairung Hotel Jakarta, Yultekhnil Angkat Bicara - (169)
Selasa, 2013-05-21 10:16:55 WIB23 Mei, Taksi Blue Bird Beroperasi di Kota Padang - (142)
Senin, 10 September 2012 - 09:18:40 WIBIsa; Sumbar Butuh Pemimpin yang Berani Gertak Jakarta
Kategori: Daerah - Dibaca: 424 kali
Isa Kurniawan
|
Sumbar membutuhkan Pemerintah Pusat dalam setiap geliat pembangunan, tapi tidak harus membuat pemimpinnya sungkan untuk kepentingan rakyat. "Gubernur atau siapa saja pemimpin di provinsi ini harus berani gertak Jakarta," ujar Ketua Komunitas Pemerhati Sumbar (Kapas) Isa Kurniawan, Senin (10/9) di Padang.
Hal ini diungkap Kapas karena selama ini dia melihat para pemimpin di Sumbar terlalu lembek ke Jakarta. "Masak ulah hutan lindung Jorong Gerabak Data di Solok, rakyat dibiarkan miskin dan terisolir," ujarnya.
Parahnya lagi pemimpin, baik Solok maupun Sumbar, bersembunyi di balik ketentuan aturan hutan lindung. "Mana yang penting mempertahankan hutan lindung atau mengangkat keterisoliran dan kemiskinan warga Gerabak Data," ujarnya.
Gubernur harus tahu kondisi di Gerabak Data atau banyak lagi tempat yang seperti itu di Sumbar. "Kapan perlu gebrak meja, bilang ke Menhut, Pak puluhan KK di daerah yang saya pimpin miskin akibat hutan lindung, mohon bapak beri kelonggaran untuk membuka akses ke Gerabak Data itu," sebut Isa.
Jika tak mangkus baru bersikap lain, kapan perlu pimpin demonstrasi menuntut itu. "Ingat sejarah bagaimana Minangkabau ini dalam menuntut haknya, dan setiap tuntutan dilandaskan kepentingan rakyat tidak demi kepentingan pribadi atau kelompok," kata Isa.
. ( Adt/ )
Dua Penonton Road Race Diterjang Motor Pembalap(1342)
Jeffri Geovani Berpolitik Bukan untuk Gubernur atau Menteri(494)
Asik Berjudi di Tengah Sawah, Polisi Datang Menangkap(271)
Partai Nasdem di Sumbar Jangan Larut Pada Ephoria(346)
Balapan Liar di Batusangkar, Dua Pelajar Tewas(472)
0 Komentar :
Isi Komentar :




