Minggu, 2013-05-19 18:00:59 WIBHeryanto Gani, Raja Otomotif Sumbar Wafat di Padang - (254)
Rabu, 2013-05-15 00:20:27 WIBMahyeldi Akan Berpasangan dengan Fahmi Bahar? - (247)
Minggu, 2013-05-19 22:53:19 WIBRaja Otomotif Heryanto Gani Dimakamkan di San Diego - (246)
Sabtu, 2013-05-18 18:41:47 WIBWow, Investasi Basko Rp1 Triliun di Kalumbuk Kuranji - (239)
Rabu, 2013-05-15 01:28:06 WIBDuet Desri Ayunda-Emzalmi Berkomitmen Bangun Padang - (215)
Jumat, 2013-05-17 21:31:13 WIBPrahara Balairung (1); Bermula dari Pengurangan Direksi - (201)
Senin, 2013-05-20 15:22:42 WIBPrahara Balairung (3); DPRD Pastikan Bentuk Pansus - (190)
Jumat, 2013-05-17 11:47:32 WIBAkankah Demokrat Usung Andre Rosiade-Januardi Sumka? - (180)
Jumat, 2013-05-17 09:33:41 WIBSoal Balairung Hotel Jakarta, Yultekhnil Angkat Bicara - (178)
Selasa, 2013-05-21 10:16:55 WIB23 Mei, Taksi Blue Bird Beroperasi di Kota Padang - (155)
Selasa, 11 September 2012 - 19:31:14 WIBGubernur Irwan Mimpi, Jalan Tol Sumbar Batal
Kategori: Daerah - Dibaca: 821 kali
Jalan Tol
|
Mega proyek yang digagas Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Proyek Jalan Tol Sumbar, yang membentang dari Kota Padang hingga batas Provinsi Riau, terancam batal. Pasalnya, selain tidak mendapat dukungan dari kalangan DPRD Sumbar, jalan tol senilai Rp10 triliun pun dihadang aturan.
"Untuk pembangunan jalan tol ini sepertinya Gubernur Sumbar Irwan Prayitno bermimpi di siang bolong," sebut Zulkifli Djailani, Angota Komisi III DPRD Sumbar yang membidangi pembangunan, Selasa (11/9).
Menurut Zulkifli, banyak tahapan yang mesti dilakukan gubernur, kok tiba-tiba sudah ada saja konsorsium pembangunannya. "Memangnya negara ini perusahaan, sedangkan perusahaan saja harus ada rapat pemegang saham terlebih dahulu," ujar politisi Partai Gerindra ini.
Zulkifli minta Irwan Prayitno membaca Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Sumbar. "Tidak ada satu kalimat pun di sana menyebut jalan tol," ujarnya.
Tapi kalau Irwan masih ngotot untuk membangun jalan tol, lakukanlah percepatan perubahan RPJP/RPJM dan setelah disahkan Perda RPJP dan RPJMD baru bisa dibangun. "Karena itu, saya berani katakan jalan tol Sumbar adalah mimpi seorang Irwan," ujarnya.
Anggota Komisi III lainnya, Bachtul menyebutkan, pembangunan jalan tol Sumbar pasti memorot APBD Sumbar. "Saya dengar batal karena PT Jasa Marga enggan kalau Sumbar hanya menanggung biaya pembebasan lahan saja, PT Jasa Marga minta penyertaan modal," ujar Bachtul.
Sementara itu Kepala Dinas Prasarana Jalan,Tata Ruang dan Pemukiman Sumbar, Suprapto, lewat pesan singkatnya kepada kliksumbar.com mengatakan, jalan tol Sumbar terhadang aturan. "Jalan Tol Sumbar dipending sementara untuk pembangunan pisiknya karena masih menunggu aturan baru," ujar Suprapto.
Pasalnya, aturan pembangunan jalan tol di Indonesia selama ini adalah dibangun oleh pemerintah dan pihak investor. Konsorsium pembangunan jalan tol antara PT Jasa Marga dengan pemerintah provinsi atau daerah, sampai hari ini belum ada aturan yang mengaturnya. "Kami tetap melakukan desain dan rancangan pembebasan lahan, hanya saja pelaksanaan fisiknya tetap menunggu aturan dulu," ujarnya.
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dalam beberapa kali ekspose mengatakan, aggaran pembangunan jalan tol Sumbar mencapai Rp10 triliun. Untuk pembebasan lahan diprediksi hanya Rp400 miliar lebih dan sebesar Rp800 miliar untuk pembelian kawasan ekonomi.
Jalan tol yang direncanakan rampung tahun 2014 mendatang ini dirancang pembangunannya dengan empat segmen yakni, segmen-I dengan spesifikasi full standard (2X3 lajur), segmen-II full standar (2x3 lajur), segmen-III full standar (2x3 lajur) dan segmen-IV high grade (2x2 lajur).
Irwan merinci, segmen-I dibangun dari Kota Padang (jalan Padang By Pass) ke Sicincin, Kabupaten Padang Pariaman dan Segmen-II dibangun dari Sicincin ke Kota Padang Panjang. Lalu, segmen-III dibangun dari Kota Padang Panjang ke Kota Payakumbuh dan segmen-IV dari Kota Payakumbuh ke batas Provinsi Riau.
Anggota DPR RI asal Sumbar Taslim Chaniago mendesak Gubernur Sumbar tidak ngotot dengan proyek jalan tol tersebut. "Sumbar belum mendesak jalan tol, tapi sangat mendesak dilakukan pelebaran jalan Padang-Payakumbuh," sebut Taslim.
. ( Adt/ )
Ratusan Massa Aksi Simpati untuk Rohingya(263)
Partai Nasdem Siapkan Rp2 Triliun untuk 200 Caleg(1083)
Gunung Marapi Bergemuruh, Tapi Masih Aman!(274)
Sekber PA; Banjir Bandang karena Pembalakan Liar(402)
Tenda Ceper di Pantai Padang, Habis Razia Tumbuh Kembali(692)
0 Komentar :
Isi Komentar :




