Berita Utama
Rabu, 2013-05-15 00:20:27 WIBMahyeldi Akan Berpasangan dengan Fahmi Bahar? - (206)
Sabtu, 2013-05-18 18:41:47 WIBWow, Investasi Basko Rp1 Triliun di Kalumbuk Kuranji - (195)
Rabu, 2013-05-15 01:28:06 WIBDuet Desri Ayunda-Emzalmi Berkomitmen Bangun Padang - (183)
Minggu, 2013-05-19 18:00:59 WIBHeryanto Gani, Raja Otomotif Sumbar Wafat di Padang - (164)
Jumat, 2013-05-17 11:47:32 WIBAkankah Demokrat Usung Andre Rosiade-Januardi Sumka? - (156)
Jumat, 2013-05-17 21:31:13 WIBPrahara Balairung (1); Bermula dari Pengurangan Direksi - (155)
Minggu, 2013-05-19 22:53:19 WIBRaja Otomotif Heryanto Gani Dimakamkan di San Diego - (148)
Jumat, 2013-05-17 09:33:41 WIBSoal Balairung Hotel Jakarta, Yultekhnil Angkat Bicara - (138)
Jumat, 2013-05-17 11:33:31 WIBSurya Budhi dan Azmeyda Bersaing Jadi Sekwan Sumbar - (130)
Rabu, 2013-05-15 11:21:09 WIBToke Beras Dirampok Penjahat Berpistol - (118)
Jumat, 21 September 2012 - 11:03:20 WIBMencabuli, Seorang Pemuda Bonyok Dipukul Warga
Kategori: Hukum - Dibaca: 256 kali
|
Kedapatan sedang melakukan percobaan pencabulan terhadap tiga siswi yang bersekolah di sekolah dasar (SD) di Padang, seorang pemuda pengangguran bernama Muhammmad Yusuf (20) menjadi bulan-bulanan oleh petugas keamanan sekolah dan warga, sekitar pukul 11.30 WIB, Kamis (20/9).
"Saat itu, saya bersama dua orang teman, sedang buang air kecil di dalam kamar mandi. Tiba-tiba pria itu masuk ke dalam kamar mandi, sambil mengunakan handphone, pria itu menyuruh kami untuk menonton film orang yang lagi buka baju," ungkap salah seorang korban, sebut saja namanya, Mawar (8), ketika menceritakan peristiwa yang dialaminya itu, ke petugas kepolisian Polresta Padang, Kamis (20/9).
Pelaku yang diketahui warga GOR H Agus Salim tersebut, menyuruh mereka untuk membuka rok ketiga siswi SD itu. Ternyata saat rok mereka terbuka, pelaku pun merekam dan mencoba memegangi bagian vital anak-anak tersebut.
"Beruntung saat kejadian, diketahui oleh teman-teman korban yang lain dan melaporkan kejadian tersebut ke guru," ungkap orang tua korban, Dori (45), bukan nama sebenarnya.
Melalui petugas kemanan (Satpam) di sekolah itu, langsung menngecek kebenarannya ke lokasi kejadian. Ternyata, petugas melihat pelaku sedang merekam ketiga korban. Petugas pun langung mengamankan pelaku.
Ulah pelaku memancing emosi satpam dan langsung memukul pelaku. Pihak sekolah pun melaporkan kejadian tersebut kepada orang tua korban. Mengetahui anaknya menjadi korban percobaan pencabulan, orang tua korban pun emosi dan memukul pelaku.
Kepala sekolah korban mengatakan, kejadian ini berawal saat pelaku masuk ke sekolah. Dalam pengakuan pelaku, dirinya mau menjemput adeknya, bernama Rizki.
"Karena wajahnya tidak mencurigakan petugas pun memperbolehkannya masuk. Ternyata kedatangannya bukan menjemput keluarga, melainkan mengintai anak-anak yang masih bau kencur," jelasnya.
Dalam kondisi bonyok, akhirnya pelaku dibawa ke Mapolresta Padang, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Melalui Kanit II SPKT Polresta Padang, Ipda Harmon, mengatakan pihak sekolah telah melaporkan kejadian tersebut. Sementara pelaku sendiri sedang dalam pemeriksaan intenif di bagian PPA.
"Laporan sudah diterima dan akan diserahkan dan ditindaklanjuti di bagian Rekrim," kata Harmon. . ( Apr/ )
Asam Urat Kumat, Gusmal Dilarikan ke RS Siti Rahmah(320)
Pimpinan KPK Tak Lengkap, Komisi III Jadual Lagi RDP(145)
Film Hina Islam, Umat Jangan Sampai Terpancing Anarkis(223)
DPR RI Sesalkan Penarikan 20 Penyidik Polri di KPK(168)
Poempida Marah Besar Atas Tertembaknya 5 TKI di Malaysia(308)
0 Komentar :
Isi Komentar :




