Jumat, 21 September 2012 - 13:28:35 WIB

Mengamuk dengan Pedang, Darmalis Tewas Ditembak
Kategori: Hukum - Dibaca: 399 kali

Padang Pariaman, KlikSumbar
Diduga kurang waras, Darmalis (45) nekat membacok kepala dan tangan Aipda Yulius, anggota Polsek Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, di depan kantor Camat Batang Anai, sekitar pukul 13.30 WIB, Kamis (20/9). Akibatnya Darmalis ditembak polisi hingga tewas.

"Pelaku tewas ditembak polisi. Peluru tajam dan panas dari senjata polisi menembus dada kiri dan kanananya. Pelaku tewas di lokasi kejadian," ungkap Kapolres Padang Pariaman, AKBP Amirjan, didampingi Kasat Reskrim, AKP R. Sihombing, pada Kamis (20/9).

Peristiwa pembacokan yang dilakukan warga Pasar Usang, Nagari Sungai Buluah, Batang Anai tersebut, terjadi setelah dirinya mengamuk sambil membawa sebuah pedang dan mengayunkannya kepada setiap warga yang melintas di depan kantor Camat Batang Anai. 

"Entah apa yang menyebabkan pelaku itu mengamuk, sambil membawa pedang dan mengejar warga yang berjalan di lokasi tersebut. Menurut informasi, pelaku diduga kurang waras," jelas Kasat Reskrim, AKP R Sihombing.

Dilajutkan AKP R Sihombing, pihaknya menerima telepon dari warga yang melaporkan adanya orang yang mengamuk. Untuk menindak lanjuti laporan itu, Kapolsek Batang Anai memerintahkan, Aiptu Zulkifli dan beberapa anggota menuju ke lokasi kejadian. 

Sesampainya, Aiptu Zulkifli dengan beberapa anggota lainnya di lokasi kejadian, memang benar ditemui adanya orang yang mengamuk dengan menggunakan parang. Melihat pelaku mengamuk, Aiptu Zulkifli bersama anggota lainnya berusaha untuk membujuk Darmalis, dengan harapan supaya dirinya menghentikan aksinya. 

Apa yang diharapkan, Aiptu Zulkifli dan anggota lainnya, tidak sesuai dengan yang diinginkannya. Lelaki paroh paya tersebut, malah mengejar dan melayangkan parangnya pada anggota. Namun, nasib malang dialami Aipda Yulius. Senjata tajam pelaku, mengenai dan bersarang di kepala serta tangannya, hingga membuatnya tersungkur. 

"Melihat temannya kena bacok, anggota lain melepaskan tembakan kepada pelaku. Tembakan petugas itu, membuat timah panas bersarang di dana pelaku, sehingga membuatnya tewas di lokasi," jelasnya. 

Selanjutnya, kata AKP R Sihombing, korban Aipda Yulius langsung dibawa ke Puskesmas Batang Anai, karena mengalami pendarahan hebat di kepala dirujuk ke RS Bhayangkara Polda Sumbar. 

Menurut Kapolres, pihaknya masih melakukan penyelidikan apa penyebab pelaku sampai mengamuk dan mengganggu orang yang melewati ruas jalan tersebut. "Kita masih menyelidiki, tapi menurut informasi, pelaku diduga kurang waras," kata dia. 

Sementara itu, Kapolsek Batang Anai, Iptu Indra Saputra, mengakui awalnya Aipda Yulius sempat kritis. Setelah mendapat pertolongan tim medis, kondisinya mulai membaik. "Saat ini korban dirawat di Ruang Anggrek IV RS Bhayangkara," ujarnya Kapolsek.

. ( Apr/ )

Share |


Mencabuli, Seorang Pemuda Bonyok Dipukul Warga(257)
Aris Juara Kompetisi Surfing di Pantai Pasir Putih(350)
Andre Rosiade Serius Ingin Benahi Pasar Raya Padang(219)
Fauzi Bahar Terima Penghargaan Pasar Tertib Ukur(293)
Penghitungan Cepat Berakhir, Jokowi-Ahok Unggul (177)


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

iklan
^ Kembali ke Atas