Kamis, 06 Juni 2013 - 17:08:54 WIB

Harga Jengkol Meroket, Seratus Ribu Rupiah Perkilogram
Kategori: Ekonomi - Bisnis - Dibaca: 938 kali

650X130 Jengkol balado

Padang, KlikSumbar

Harga jengkol meroket di pasaran. Bahkan harga jengkol memecahkan rekor perdagangan selama ini, lebih mahal dari pada harga ayam. Agaknya soal harga jengkol ini pantas masuk Museum Rekor Indonesia (MURI).

"Tahanlah salero (selera, Red) itu. Harga jengkol mahal lebih mahal dari pada satu kilogram ayam potong," ujar Ramli kepada temannya di Pasar Raya Padang, Kamis (6/6) siang.

Harga jengkol kini memang sudah mengalahkan harga ayam potong yang hanya Rp25ribu sampai Rp35 ribu satu ekor. "Jengkol saat ini harganya sudah Rp80 ribu hingga Rp100 ribu per kilogramnya. Satu biji jengkol itu saja sudah Rp2 ribu sekarang," ujar Hesti, pedagang jengkol di Pasar Alai, Kota Padang.

Menurut banyak pedagang di Pasar Alai, harga jengkol mulai meroket sudah sejak sebulan lamanya. Padahal Sumbar ini orangnya terkenal pengkonsumsi jengkol dan petai. Kalau tidak ada dua jenis buah itu, ada yang nggak selera makan.

Lonjakan harga jengkol yang luar biasa ini, menurut Hesti pedagang sayuran di Pasar Alai, sangat luar biasa. Biasanya satu karung jengkol kualitas baik Rp400 ribu, kini harga satu karung jengkol mencapai Rp1,2 juta.

Menurut Hesti, senada dengan jengkol, harga petai juga ikutan melambung tinggi. Kenaikan jengkol dan petai ini karena stoknya di pasaran mulai langka. Harga petai di Pasar Raya Padang Rp60 ribu satu kilogram untuk yang masih berkulit dan petai yang sudah dikupas kulit harganya mencapai Rp120 ribu perkilogram.

"Batang jengkol dan petai sudah mulai langka di Sumbar ini diganti dengan kebun sawit, lagi bulan sekarang bukan lagi musim berbuahnya jengkol dan petai," ujar Hesti, yang biasanya mendapat pasokan jengkol dan petai dari Padang Pariaman dan Pesisir Selatan.

Karena tingginya harga jengkol ini, tak ayal saat ini banyak rumah makan di Kota Padang tidak lagi menyediakan jengkol sebagai menu favoritnya. "Tidak bisa disediakan lagi karena harga jengkol yang mahal," ujar Andi, kasir di sebuah rumah makan di Seberang Padang.

. ( aat/ )

Share |


Hasil Lengkap Etape 5 Tour de Singkarak 2013(604)
Pembalap Iran Kembali Kuasai Etape 5, Amir Juara(718)
Rino dan Khadafi; Tokoh Mumpuni Memilih Jalur Independen(727)
Batu Alam Solok Selatan Menjadi Souvenir Pembalap TdS(2932)
Hebat, Dua Pembalap Nasional Unjuk Gigi di Etape 4 TdS(619)


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

iklan
^ Kembali ke Atas