Menu

Mode Gelap
Menag Kebangetan, Fauzi Bahar: Kasihan ke Bapak Presiden yang Berikan Wewenang Kepadanya Pulau Beriloga Sebeu Ini NKRI Alih Kepemilikan Tanah Pakai BPJS, Guspardi: Aneh Lagi Empat Sidang SIP Digelar KI, Pemkab Agam Tak Hadir Pesan Berantai KPU Bawaslu Terpilih Viral, Guspardi Terkejut..

Budaya · 8 Feb 2022 23:28 WIB ·

KAN Saniangbaka Lakukan Penguatan Tanah Ulayat Nagari


 Suryadi Asmi pimpin musyawarah KAN soal tanah ulayat Saningbaka, Solok, Selasa 8 Februari 2022. (smar) Perbesar

Suryadi Asmi pimpin musyawarah KAN soal tanah ulayat Saningbaka, Solok, Selasa 8 Februari 2022. (smar)

KlikSumbar — Kerapatan Adat Nagari (KAN) Saniangbaka menggelar musyawarah dan kesepahaman penataan dan pemanfaatan tanah ulayat nagari untuk lebih produktif oleh anak kemenakan yang berdomisili di Kampuang maupun di Perantauan.

Agenda itu dilaksanakan di Kantor KAN Saniangbaka, Jorong Balai Panjang, X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, Minggu (6/2/2022).

Musyawarah dan kesepehaman dalam rangka penataan dan pemanfaatan tanah ulayat nagari itu berlangsung dari siang hingga sore hari diawali dengan sekapur sirih dari H Suryadi Asmi SE Datuak Rajo Nan Sati sekaju penasehat atau Pembina KAN Saniangbaka.

Suryadi Asmi Datuak Rajo Nan Satu kepada media ini, Selasa 8 Fenruari 2022 mengatakan Nagari Saniangbaka sebagai etentitas sebuah masyarakat hukum adat masih eksis memiliki kekayaan kolektiv yang disebut yang disebut “Ulayat Nagari”.

Di Kenagarian Saniangbaka, dikatakan Suryadi Asmi Datuak Rajo Nan Sati semua infranstruktur ekonomi, fasilitas sosial dan fasilitas umum dan lainya dibangun diatas ulayat nagari.

“Kepengurusan KAN Sanianbaka tetap memberikan perhatian khusus untuk menjaga aset peradaban nagari,” ujar Suryadi Asmi yang sukses memimpin Bank Nagari dimasa usia produktifnya.

Dalam paparanya, Suryadi Asmi Datuak Rajo Nan Sati menyampaikan tanah ulayat itu terbagi atas tiga tingkatan yakni Ulayat Kaum, Ulayat Suku dan Ulayat Nagari.

“Dulu kita dengar ungkapan bahwa ‘pusako salingka kaum, adat salingka nagari’. Artinya basis ekonomi masyaraka terletak pada penguasaan tanah ulayat oleh kaumnya. Sedangkan aturan kehidupan bersama terletak pada nagari.

Dia berharap, kedepannya kepengurusan KAN Saniangbaka dapat menjalankan roda organisasi dengan baik. Tidak lupa, Suryadi Datuak Rajo Nan Sati berharap, para pemangku adat nagari Saniangbaka tetap istiqomah berjuang untuk menjaga peradaban nagari Saniangbaka. (smar)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

JKIP Pessel Resmi Dilantik, Gusriyono: Pengurusnya Adalah Jurnalis Berintegritas

25 Januari 2022 - 14:45 WIB

Mahyeldi Ajak Perkuat Peran Pemangku Adat

16 Januari 2022 - 15:30 WIB

Calon Uda dan Uni Padang Dikarantina

12 November 2021 - 20:58 WIB

UAS Ceramah di Mako Lantamal II

26 Agustus 2021 - 13:41 WIB

Trending di Budaya