Menu

Mode Gelap
Menag Kebangetan, Fauzi Bahar: Kasihan ke Bapak Presiden yang Berikan Wewenang Kepadanya Pulau Beriloga Sebeu Ini NKRI Alih Kepemilikan Tanah Pakai BPJS, Guspardi: Aneh Lagi Empat Sidang SIP Digelar KI, Pemkab Agam Tak Hadir Pesan Berantai KPU Bawaslu Terpilih Viral, Guspardi Terkejut..

News · 26 Feb 2022 10:52 WIB ·

Rektor Unand Kirim 9 Ahli Bangunan ke Lokasi Bencana


 Rektor Unand, Sabtu 26 Februari 2022 lepas tim. PSBke Pasbar untuk asesment gedung dan banguna  pasca gempa. (dok/unand) Perbesar

Rektor Unand, Sabtu 26 Februari 2022 lepas tim. PSBke Pasbar untuk asesment gedung dan banguna pasca gempa. (dok/unand)

KlikSumbar — 9 ahli infrastruktur di Fakultas Teknik Unand hari ini dilepas Rektor Prof Yuliandri ke dserah bencana, sebagai bukti total respin Unand terhadap bencana genpa Pasaman Barat (Pasbar).

Sabtu 26 Februari 2022 di halaman Fakultas Kedokteran Unand, Prof Yuliandri melepas Tim Pusat Studi Bencana (PSB) Unand ke tanah bencana di Pasaman Barat.

“Unand merasakan bagaimana dampak bencana gempa bumi 6,1 skala richter Jumat pagi kemarin. Sehingga itu kami merespon cepat untuk bisa membantu masyarakat terdampak bencana, juga bahu membahu dengan pemerintah setempat dan institusi penanganan bencana lainnya,” ujar Prof Yuliandri, yang Jumat sore kemarin juga melepas Tim Peduli Bencana Unand untuk aksi tanggap darurat dalam rangka membantu penanganan medis.

Tim PSB dilepas Rektor Unand pagi ini berjumlah 9 Orang akademisi plus Mahasiswa.

“Ada Pak Fauzan, lalu ada yang berangkat ke Pasbar Pak Febrin. Tim akan berkoordinasi dengan Pemerintah Pasbar untuk memetakan dampak gempa, terutama kerusakan infrastruktur, sehingga akan bisa disampaikan langkah antisipasinya,” Prof Yuliandri.

Fauzan mengatakan tujuan tim Pusat Studi Bencana (PSB) Unand ke Pasbar adalah untuk membantu pemerintah melakukan asesmen terhadap kerusakan bangunan-bangunan baik bangunan rumah masyarakat maupun bangunan gedung publik dampak gempa kemarin. Disamping itu.

“Tim juga akan mengkoordinir pendataan kerusakan (quick assesment) rumah masyarakat sesuai permintaan BNPB dengan melibat mahasiswa-mahasiswa Unand bekerjasama dgn beberap mahasiswa PTN/PTS di Sumbar,” ujar Fauzan.

Data keruskaan infrastruktur pasca gempa kata Fauzan sangat diperlukan untuk data awal untuk rencana bantuan rehab rekon di Pasbar.

“PSB Unand sudah berpengalaman dalam menangani tanggap darurat dan Rehan Rekon pasca gempa 2009 lalu. Tim PSB Unand juga telah melakukan banyak penelitian tentang perbaikan dan perkuatan bangunan rumah masyarakat dan gedung-gedung bertingkat, ” ujar Fauzan.

Tim PSB Unand pun akan membantu memberikan rekomendasi untuk penanganan pasca gempa.

“Selain asesment bangunan, Tim PSB juga akan mengkaji potensi resiko gempa susulan dan juga kajian trntang kejadian longsong dan gerakan tanah (likuifaksi) efek dari gempa kemarin,” ujar Fauzan.(adr)

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Pelatihan digital marketing ditutup, pelaku UMKM kota Padang pede berjualan lewat online 

11 Maret 2022 - 08:02 WIB

Eksportir Gambir Langsung Antar Bantuan ke Korban Gempa

4 Maret 2022 - 08:43 WIB

Siap Sebar 250 Paket ke Pelajar di Daerah Bencana

3 Maret 2022 - 17:01 WIB

Satgas Gulben Lantamal II Berjibaku di Lokasi Bencana

28 Februari 2022 - 18:01 WIB

Solar Subsidi Langka, Guspardi Gaus: Truk Pemburu Harus Ditertibkan

28 Februari 2022 - 10:58 WIB

Ketum PBNU Doakan Korban Gempa Bumi

27 Februari 2022 - 18:47 WIB

Trending di News