Menu

Mode Gelap
Menag Kebangetan, Fauzi Bahar: Kasihan ke Bapak Presiden yang Berikan Wewenang Kepadanya Pulau Beriloga Sebeu Ini NKRI Alih Kepemilikan Tanah Pakai BPJS, Guspardi: Aneh Lagi Empat Sidang SIP Digelar KI, Pemkab Agam Tak Hadir Pesan Berantai KPU Bawaslu Terpilih Viral, Guspardi Terkejut..

News · 28 Feb 2022 18:01 WIB ·

Satgas Gulben Lantamal II Berjibaku di Lokasi Bencana


 Satgas Gulben Langamal II berjibaku di lokasi pengungsian jauh dari pusat distribusi bantuan. (dok/rjbth) Perbesar

Satgas Gulben Langamal II berjibaku di lokasi pengungsian jauh dari pusat distribusi bantuan. (dok/rjbth)

KlikSumbar— Jorong Lubuak Sariak, daerah yang dihuni sekitat 1.000 jiwa menjadi pengungsi korban gempa Pasaman Barat, lokasi pengungsian ini sangat jauh dari pusat distribusi bantuan.

Untung TNI AL punya Satgas Gulbem di Lantamal II, 40 personil TNI AL itu. pun berjibaku di Jorong Lubuak Sariak tersebut.

Begitu gempa terjadi, Jumat pagi (25/2) siangnya Satgas dipimpin Danyon Marhanlan II Padang, Mayor Marinir Arief Bastian Sanusi, sudah langsung berada di lokasi bencana. Mereka membawa bantuan, memberi pertolongan secepatnya dan melakukan evakuasi. Satgas kemudian mandiri tenda bersama tim BPBD untuk warga dan untuk mereka bermalam di lokasi.

Secara bertahap bergerak ke Nagari Kajai, Kecamatan Talamau, kini Satgas Gulben Lantamal II, sudah berjumlah 40 personil sehingga cukup leluasa membagi tugas kemanusiaan itu. Satgas membawa dua truk, ambulans, sepeda motor dan berbagai perlengkapan untuk kondisi lapangan.

Danyon Mar, Bastian, menyebutkan kendaraan truk bisa dimanfaatkan untuk menjemput bantuan dan membawa langsung kepada warga berdampak bencana gempa.

“Hingga hari ini Satgas sudah terbentuk dalam 8 zona untuk menjangkau 53 titik sebaran warga yang mengungsi. Para Marinir ini juga menghimpun potensi anak muda untuk diberdayakan mempercepat bantuan, ” ujar Danyon Mar Bastian, Senin 28 Februari 2022.

Menurut Danyon Mar Bastian, tahapan pemulihan terhadap pengungsi menjadi program berikutnya dengan mendata semua warga di lokasi sebanyak 1.017 orang.

“Setiap hari pos pengobatan Satgas dapat merawat pengungsi hingga 100 orang, dan diberikan obat berikut vitamin agar kesehatan terjaga selama tinggal di bawah tenda,” ujarnya.

Tak kalah pentingnya mengembalikan kegembiraan anak-anak di lokasi pengungsian. Personel Lantamal II, mengajak mereka bermain dan belajar di tenda yang sudah disiapkan.

Dilaporkan juga Satgas Gulben Lantamal II, fasilitas umum yang mengalami kerusakan SDN 8 Talamau, rusak ringan, SDN 21 Talamau, rusak berat, 1 musala rusak ringan dan 1 masjid rusak berat di Jorong Lubuak Sariak. Perawatan juga perlu diberikan kepada 2 orang ibu hamil. Kebutuhan yang masih dibutuhkan untuk membantu warga, minyak goreng, beras, air minum mineral, popok dan makanan bayi, pembalut wanita, obat-obatan, terpal tenda dan selimut. (rjbth/ck)

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Pelatihan digital marketing ditutup, pelaku UMKM kota Padang pede berjualan lewat online 

11 Maret 2022 - 08:02 WIB

Siap Sebar 250 Paket ke Pelajar di Daerah Bencana

3 Maret 2022 - 17:01 WIB

Solar Subsidi Langka, Guspardi Gaus: Truk Pemburu Harus Ditertibkan

28 Februari 2022 - 10:58 WIB

Ketum PBNU Doakan Korban Gempa Bumi

27 Februari 2022 - 18:47 WIB

Prim Haryadi Ketum DPP IKA FH Unand Terpilih

27 Februari 2022 - 12:55 WIB

Pertamina Gercep Bantu Bencana Gempa Pasbar

26 Februari 2022 - 12:22 WIB

Trending di News