Menu

Mode Gelap
Menag Kebangetan, Fauzi Bahar: Kasihan ke Bapak Presiden yang Berikan Wewenang Kepadanya Pulau Beriloga Sebeu Ini NKRI Alih Kepemilikan Tanah Pakai BPJS, Guspardi: Aneh Lagi Empat Sidang SIP Digelar KI, Pemkab Agam Tak Hadir Pesan Berantai KPU Bawaslu Terpilih Viral, Guspardi Terkejut..

Politik · 17 Feb 2022 12:11 WIB ·

Andeh… Keterwakilan Perempuan di KPU-Bawaslu Masih Sebatas Angan-angan!!!


 KPI dan LP2M sayangkan hanya satu perempuan terpilih di KPU RI dan di Bawaslu RI, Kamis 17 Februari 2022. (dok) Perbesar

KPI dan LP2M sayangkan hanya satu perempuan terpilih di KPU RI dan di Bawaslu RI, Kamis 17 Februari 2022. (dok)

KlikSumbar —Lembaga Pengkajian dan Pemberdayaan Masyarakat (LP2M) dan Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Wilayah Sumatera Barat menyatakan bahwa Keterwakilan Perempuan 30 persen di KPU dan Bawaslu RI masih sebatas angan-angan!.

Hal ini diungkap setelah Komisi II DPR RI mengumumkan anggota KPU RI dan Bawaslu RI periode 2022 –2027 tadi malam 16 Februari 2022, pukul 02.00 Wib.

Tujuh Anggota KPU RI terpilih: Betty Epsilon Idroos, Hasym Asy’ari, Mochammad Afifudin, Persadaan Harap, Yulianto Sudrajat dan August Mellez.

Sedangkan untuk Bawaslu periode 2022-2027 terpilih terpilih: Loly Suhenty, Puadi, Rahmad Bagja, dan Herwyn Jefler Hielsa Melonda.

“Kami sangat menyayangkan, bahwa hanya satu perempuan dari tujuh anggota Komisioner KPU dan satu perempuan dari lima Komisioner Bawaslu RI periode 2022–2027. Menurut kami seolah–olah perempuan cuman diberi kursi hanya satu di setiap lembaga baik itu KPU maupun Bawaslu,”ujar Distrik Koordinator Program LP2M Tanty Herida pada pers rilisnya ke media, Kamis 17 Februari 2022 di Padang, Sumatra Barat.

Padahal di Pasal 10 ayat (7) dan pasal 92 ayat (11) UU No 7/2017 Tentang Pemilihan Umum menyatakan, bahwa komposisi keanggotaan KPU dan Bawaslu memperhatikan keterwakilan perempuan paling sedikit 30 persen.

“Pasal ini seharusnya dimaknai bahwa kehadiran perempuan dalam penyelenggara pemilu wajib mencapai 30 persen. Sehingga tidak ada alasan untuk beragumentasi, bahwa frasa “memperhatikan” dimaknai hanya sebagai bentuk himbuan bukan kewajiban,” ujar Tanty.

Padahal kata Tanty, proses akhir seleksi komisioner penyelenggara Pemilu itu ada di DPR RI.

“Tentu sangat penting menghadirkan spirit, komitmen dan kemauan politik yang kuat dari Komisi II DPR RI untuk memastikan keterwakilan perempuan minimal 30 persen, untuk hasik Rabu malam itu kami sangat menyayangkan, bahwa hanya angka minimal yang diambil padahal menurut kami Komisi II DPR RI harus melihat dan memutuskan dengan kacamata GESI (Gender Equality & Social Inclusion),”ujar Tanty.

LP2M dan KPI berharap jika bisa direvisi KPU-Bawaslu terpilih tadi malam itu sangat bagus sekali. Tapi LP2M dan KPI berharap kedepannya Komisi II DPR RI memperhatikan hal-hal sebagai berikut:

1. Memastikan pemilihan anggota KPU dan Bawaslu dengan prinsip inklusifitas, dan

keadilan gender menjadi acuan untuk keterpilihan yang proporsional antara perempuan

dan laki – laki, termasuk penyandang disabilitas.

2. Memastikan anggota KPU dan Bawaslu berdasarkan sistim pemilihan yang memuat

affirmasi untuk menjamin keterwakilan perempuan paling sedikit 30% dalam

peneyelenggara pemilu.

3. Memastikan proses wawancara mengedepankan proporsionalitas dalam menggali ide dan

pokok pikiran peserta.

4. Memastikan dimasukannya perspektif pemilu inklusif dan kesetaraan gender dalam

proses uji kelayakan dan kepatutan calon anggota KPU dan Bawaslu.

“Semoga hasil Rabu malam menjadi pemantik semangat perjuangan perempuan untuk kesetaraan dan menuntut 30 persen perempuan jadi kewajiban,” ujar Tanty. (adr)

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Alih Kepemilikan Tanah Pakai BPJS, Guspardi: Aneh

20 Februari 2022 - 22:08 WIB

Nil Maizar di Bincang Lepas Sebut Erick Thohir Cinta Olahraga Sekaliii…

18 Februari 2022 - 08:26 WIB

Masa Reses, Supardi Gass Pool di Payakumbuh

17 Februari 2022 - 10:24 WIB

Pesan Berantai KPU Bawaslu Terpilih Viral, Guspardi Terkejut..

16 Februari 2022 - 17:00 WIB

Temui Warga, Syamsul Bahri Tembus Hutan

15 Februari 2022 - 14:21 WIB

Guspardi Ajak Publik Pantau Fit and Propertes KPU-Bawaslu

14 Februari 2022 - 14:31 WIB

Trending di Peristiwa